Pelanggaran Marka Jalan

Merasa Tidak Bersalah, Orang Ini Unggah Video Ungkapkan Kekecewaannya pada Polisi

eSKaHa – Sragen | Akun Facebook Alhafist Raya mengunggah sebuah video yang berisi caption kekecewaannya pada polisi lalu lintas yang menilangnya. Pada unggahan tersebut, akun ini mengaku tidak melakukan kesalahan apa pun dan merasa surat-suratnya lengkap namun tetap ditilang oleh polisi lalu lintas di Pos Bulu Sragen.

Belum ada satu jam, video berdurasi 1 menit 15 detik tersebut telah dibagikan sebanyak 40 kali, mendapatkan 273 komentar dan di-view sebanyak 11.447 kali.

Beberapa komentar mendukung aksi upload video Alhafist Raya ini namun menyayangkan kata-kata kasar yang menjadi caption video tersebut. Beberapa diantaranya meminta untuk menghapus video unggahan Alhafist Raya ini karena berpotensi pidana terkait dengan Undang-Undang ITE.

Caption Unggah Video Akun Alhafist Raya

Caption Unggah Video Akun Alhafist Raya

“Ini udah mau pajek malah kena tilang”, keluh Alhafist Raya

“Ya kalau mau pajek nanti yang ditahan SIM-nya,” jawab seorang anggota polisi dalam video tersebut.

Kasatlantas Polres Sragen, AKP Dwi Erna Rustanti, S.Sos., menyatakan bahwa memang kalau terkait pelanggaran marka jalan, dari sejak Masaran sudah dipantau.

“Tilangnya bisa saja di Pos Bulu,” terangnya kepada eSKaHa.

Mantan Kapolsek Kebakkramat ini kemudian menjelaskan bahwa tingkat lakalantas yang tinggi di Sragen, utamanya memang karena pelanggaran marka jalan.

Terkait dengan anggotanya dianggap “golek-golek (mencari-cari kesalahan, red), perwira yang lama dinas di Papua ini membantah.

“Kan pakai e-tilang, silahkan langsung bayar di bank, dan anggota tidak kami perbolehkan menerima uang,” jelasnya.

Lebih lanjut, perempuan yang akrab dipanggil Bu Erna ini akan mempelajari video tersebut, melakukan koordinasi dengan jajarannya dan akan memberikan keterangan lebih lanjut.

eSKaHa berusaha meminta klarifikasi pada akun Alhafist Raya namun belum ditanggapi oleh yang bersangkutan.

Facebook Comments

Related Posts

Add Comment