Kenakalan Siswa di Lingkungan Sekolah

Terkait Siswa Merokok, Ini Klarifikasi Pihak Madrasah Ibtidaiyah Negeri Telukan

eSKaHa – Sukoharjo | Pihak Madrasah Ibtidaiyah Negeri Telukan, Grogol, Sukoharjo memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai siswa berseragam sekolah tersebut yang kedapatan merokok.

Kepala Sekolah MIN Telukan, Warsito, MM mengungkapkan bahwa siswa merokok yang ada dalam gambar tersebut adalah Galeh Danu Arta, 14 tahun.

“Iya, siswa sini tapi sudah lulus tahun ini”, ujarnya kepada eSKaHa ditemui di kantornya.

Warsito kemudian menjelaskan bahwa terkait seragam yang dipakai anak tersebut memang benar seragam MIN Telukan.

“Itu memang seragam sekolah kami, hanya saja si anak kan sudah diterima di SMP Negeri 1 Grogol”, lanjutnya.

Waka Kurikulum MIN Telukan, Wardoyo Tri Saputro, S.Pd.I menambahkan bahwa pada tanggal tersebut (20/07/2017) ia bertemu dengan Galeh Danu Arta di perumahan Grogol.

“Pada waktu itu saya tanyai, kenapa masih pakai seragam ini dan dijawab bahwa seragamnya belum jadi”, jelas Wardoyo menirukan jawaban Galeh.

Lebih lanjut, Warsito menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan terhadap siswa di sekolah sudah cukup maksimal.

“Dari sejak masuk, istirahat, sholat sampai kepulangan kita lakukan pengawasan pada mereka”, jelasnya.

Pihak MIN Telukan juga mengakui bahwa satu lagi anak yang merokok dan sembunyi di balik sepeda motor tersebut adalalah juga mantan siswa MIN Telukan.

“Yang ini Yusuf Dwi Al-Fauzi, siswa sini tapi juga sudah lulus”, terang Wardoyo mendampingi Warsito sambil menunjuk wajah dalam gambar dan video yang ditunjukkan eSKaHa.

Karena yang bersangkutan sudah bukan merupakan siswa MIN Telukan, Wardoyo menyarankan eSKaHa untuk meminta klarifikasi ke SMP Negeri 1 Grogol dan atau Dinas Pendidikan Kabupaten Sukoharjo.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Grogol, Sumarmi, MPd., belum bisa dimintai klarifikasinya terkait siswa didiknya yang juga ikut nongkrong di Kali Mati, sebelah barat hotel Grand Amanda.

eSKaHa ditemui oleh koordinator guru BK, Dra. Kartini yang membenarkan bahwa anak-anak dalam gambar dan video yang diunjukkan eSKaHa adalah siswa didiknya.

“Kami belum bisa mengidentifikasi nama-namanya, hanya saja itu ada beberapa anak kelas XIII dan kelas IX”, terang Guru yang pernah dinas di Ngadirojo Wonogiri ini.

Pencetus Kantin Kejujuran di SMP Negeri 3 Grogol ini kemudian bahwa pada tanggal tersebut para guru memaang ada acara halal-bihalal dari dinas pendidikan.

“Jadi hanya 1 jam pelajaran saja kemudian jam 8 sudah kita pulangkan”, pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Sukoharjo, Darno, MPd belum bisa memberikan komentarnya dan menjanjikan wawancara hari Selasa, 25/07/2017.

Facebook Comments

Related Posts

Add Comment