Korupsi Seragam SMP

FORKAPI: Andi Hanya Omong Kosong

eSKaHa – Klaten | Forkapi kembali lantang menyikapi perkembangan kasus dugaan markup seragam SMP yang diduga melibatkan oknum pejabat dinas pendidikan Klaten. Aktivis Forkapi, Handrianto mengaku gerah dengan sikap Ketua Komisi IV DPRD Klaten, Andi Purnomo yang tidak mampu menjalankan tugasnya sebagai seorang wakil rakyat.

“Andi hanya omong kosong, tidak ada tindak lanjut. Kasihan warga yang memilih dia, menyumbang suara untuk keterpilihannya sebagai anggota DPRD Klaten”, ungkap Handrianto (16/11/2016).

Sikap keras Forkapi terkait dengan pernyataan Andi sebelumnya yang berjanji akan memanggil SKPD terkait untuk melakukan klarifikasi terhadap oknum pejabat yang bersangkutan.

Bahkan waktu dikonfirmasi eSKaHa, Andi menjanjikan akan melakukan mutasi terhadap pejabat yang terbukti melakukan mark up harga seragam tersebut.

“Mumpung ini juga mau ada mutasi mas, dulu sudah pernah ada kejadian seperti ini dan kami sudah memberikan rekomendasi tapi terulang lagi”, tegas Andi sebagaimana dikutip eSKaHa.

Pria yang akrab disapa Antok ini menyesalkan pembiaran yang dilakukan oleh Komisi IV yang membidangi masalah pendidikan yang di situ ada Andi Purnomo sebagai ketuanya.

“Menurut saya, Andi nggak paham dengan tupoksi dia sebagai anggota dewan. Di samping fungsi legislasi dan penganggaran, ada fungsi pengawasan atau kontrol, yang ini jelas-jelas tidak dilakukan oleh Andi sebagai ketua komisi”, ujarnya.

Lebih lanjut Antok menilai Andi Purnomo sengaja melakukan pembiaran kasus ini yang pada akhirnya dilupakan begitu saja dan menguap seperti kasus-kasus lainnya.

“Atau jangan-jangan Andi Purnomo juga terlibat?” tanyanya heran.

Terkait pernyataan keras dari Forkapi ini, Andi Purnomo tidak mau berkomentar. Pesan pendek eSKaHa tidak ditanggapi oleh yang bersangkutan.

Facebook Comments

Related Posts

Add Comment