Pungli di Sekolah Negeri

Sekolah Kembalikan Pungutan Map Ijazah

Setelah ramai menjadi perbincangan di sosial media, Pihak SD Negeri Telukan III akhirnya mengembalikan uang pungutan map ijazah 40 ribu kepada masing-masing orang tua siswa.

Salahsatu orang tua siswa, Kasmawati (35 tahun), warga Perum Makmur RT. 25 RW. 01, Telukan, Grogol, mengaku senang menerima pengembalian uang map ijazah tersebut.

“Iya, tapi saya bingung mau komentar apa kok uangnya dikembalikan. Tapi saya ucapkan terimakasih sama pak Kepala Sekolah”, tutur orang tua dari Muhammad Alfatoni Yusuf kepada eSKaHa ditemui di rumahnya (30/10/2016).

Sementara itu, Kepala SD Negeri Telukan III, Supardi, S.Pd. berjanji akan mengembalikan semua uang yang sudah dipungut pihak sekolah terkait map ijazah.

“Lulusan tahun kemarin ada 45 siswa, akan kami kembalikan semua,” jelasnya kepada eSKaHa ditemui di tempat yang sama.

Lebih lanjut, Supardi menegaskan bahwa pengembalian uang ini adalah itikad baik pihak sekolah agar tidak timbul permasalahan hukum di kemudian harinya.

“Sudah dikembalikan saja daripada banyak masalah, biar kami segera bisa kerja lagi, masalah ini sangat menyita waktu kami,” jelasnya menutup perbincangan dengan eSKaHa.

Sebagaimana diberitakan eSKaHa, Kusnia Sekar dan 5 siswa lainnya ijazahnya masih ditahan pihak SD Negeri Telukan III karena belum membayar biaya Map Ijazah seharga 40 ribu rupiah. Sekolah sempat mendapatkan kecaman dari beberapa pihak karena permasalahan ini.

Bahkan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukoharjo, Martono, M.Si. mengaku sangat geram dengan kejadian ini.

“Sudah pungutannya bermasalah, ini seperti raja tega terhadap rakyat yang memang kesulitan secara ekonomi”, tutur Martono sebagaimana dikutip eSKaHa.

 

Facebook Comments

Related Posts

Add Comment