Korupsi Seragam SMP

FORKAPI: Andi Melindungi Oknum Pejabat?

eSKaHa – Klaten | FORKAPI terus mengkritisi perkembangan kasus dugaan markup harga seragam SMP di Kabupaten Klaten Tahun Ajaran 2016/2017 yang nilainya kurang lebih 4 milyar.

Menurut aktivis FORKAPI, Handriyanto, janji Ketua Komisi IV Andi Purnomo, S.H. untuk memanggil dinas pendidikan yang tidak teralisir semakin menguatkan dugaan bahwa ada kemungkinan kuat Andi melindungi oknum pejabat dinas pendidikan tersebut.

“9 kali saya mencari Andi di gedung yang katanya gedung wakil rakyat tidak pernah ditemui. Ada apa ini?’ ungkap Handriyanto kepada eSKaHa.

Antok menilai, Andi sebagai ketua komisi yang membidangi masalah pendidikan dan wakil rakyat sama sekali tidak memiliki kepekaan terhadap keluh-kesah warga yang diwakilinya. Rakyat Klaten tidak bisa berharap banyak kepada sosok yang disebut sebagai wakil rakyat ini.

“Saya kok condong Andi ini malah justru jadi wakil pejabat?”, Antok mempertanyakan komitmen Andi sebagai wakil rakyat.

Lebih diperparah lagi ketika menjanjikan untuk memanggil SKPD terkait dan itu tidak jadi dilaksanakan. FORKAPI mensinyalir Andi justru melindungi oknum yang bermain proyek seragam SMP di dinas pendidikan Klaten ini.

“Atau jangan-jangan Andi juga mendapatkan setoran?” tanyanya kesal.

Sementara itu, dihubungi melalui ponselnya Ketua Komisi IV Andi Purnomo, S.H. tidak mau berkomentar terkait tuduhan FORKAPI tersebut.

Seperti diberitakan eSKaHa sebelumnya, oknum pejabat dinas pendidikan Klaten berinisial TH diduga menyalahgunakan wewenang dengan cara memberi arahan secara lisan kepada kepala sekolah SMP negeri di wilayah klaten sehingga ada markup harga seragam senilai kurang lebih 4 milyar.

Baca: Oknum Pejabat Dinas Pendidikan Klaten Main Proyek Seragam?

Facebook Comments

Related Posts

Add Comment