Korupsi Seragam SMP

Joko Sawaldi: Kalau Memang Terbukti Kita Kenai Sanksi

eSKaHa – Klaten |Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, Joko Sawaldi mengaku belum mengetahui ada anak buahnya di lingkungan dinas pendidikan yang “main” proyek seragam SMP. Dihubungi eSKaHa melalui sambungan telepon, Joko mengatakan bahwa baru mengetahui kasus ini dari eSKaHa.

“Apa itu? Saya malah belum tahu kalau ada seperti itu, tahunya ya dari anda”, tandasnya.

Saat ditanya langkah apa yang akan dilakukan terkait oknum pejabat dinas pendidikan yang menyalahgunakan wewenang ini, Sekda mengatakan bahwa akan melakukan pembinaan.

“Pembinaan berjenjang tentunya, kalau level kabid ya nanti biar kepala dinas yang memberikan pembinaan”, tandasnya. Terkait penyalahgunaan wewenang dan indikasi permainan harga, kalau memang terbukti kita akan kenakan sanksi kepada yang bersangkutan”, tandas Joko.

Sementara itu, beberapa kali eSKaHa berusaha menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Klaten, Pantoro, hasilnya selalu nihil. Dua kali menyambangi kantornya selalu dijawab bahwa yang bersangkutan sedang keluar oleh stafnya. Sama halnya ketika dihubungi melalui pesawat selulernya, selalu tidak aktif.

Seperti diberitakan eSKaHa sebelumnya, oknum pejabat dinas pendidikan Klaten berinisial TH diduga menyalahgunakan wewenang dengan cara memberi arahan secara lisan kepada kepala sekolah SMP negeri di wilayah klaten sehingga ada markup harga seragam senilai kurang lebih 4 milyar.

Baca: Oknum Dinas Pendidikan Klaten Main Proyek Seragam?

Facebook Comments

Related Posts

Add Comment