Korupsi Seragam SMP

FORKAPI: Lihat Kuitansi dan Simpulkan Sendiri!

FORKAPI terus melakukan investigasi terkait kasus seragam yang diduga terjadi mark up sekira 4 milyar. Salahsatu hasil temuan FORKAPI adalah bahwa modus mark up ini sangat rapi, direncanakan, dan melibatkan banyak pihak.

“Tanpa surat edaran dan hanya instruksi lisan, ini pasti sudah direncanakan. Lihat Kuitansinya dan simpulkan sendiri arahnya ke mana, itu kan cara-cara licik supaya minim bukti”, tegas Koordinator FORKAPI, Handriyanto (04/10/2016).

Menurutnya, tanda terima pembayaran semestinya patut dari sisi fisik dan layak dari sisi formal. Kepatutan fisik disoal karena hanya sobekan kertas yang tidak jelas sedangkan dari sisi formal tidak ada stempel instansi yang menerima pembayaran tersebut.

Informasi yang dihimpun eSKaHa, memang tidak ada kuitansi yang layak untuk disebut kuitansi terkait tanda pembayaran uang seragam ini. Rerata sama dengan yang ditunjukkan FORKAPI, sesobek kertas tanpa stempel institusi.

“Lebih layak jadi bungkus kacang daripada tanda pembayaran”, pungkas Antok.

Seperti diberitakan eSKaHa sebelumnya, oknum pejabat dinas pendidikan Klaten berinisial TH diduga menyalahgunakan wewenang dengan cara memberi arahan secara lisan kepada kepala sekolah SMP negeri di wilayah klaten sehingga ada markup harga seragam senilai kurang lebih 4 milyar.

Baca: Oknum Pejabat Dinas Pendidikan Klaten Main Proyek Seragam?

Facebook Comments

Related Posts

Add Comment