Rencana Pembangunan Gedung Baru

LMND Surati DPRD Sukoharjo

Sebagai tindak lanjut aksi LMND (19/09/2016) mengkritisi rencana pemindahan gedung DPRD Sukoharjo, permasalahan Pasar Ir. Soekarno yang masih sepi, Gedung Pusat Promosi Daerah, dan pembangunan City Walk yang menjadi musabab banjir, LMND mengirimkan surat ke DPRD Sukoharjo (21/09/2016).

Dihubungi eSKaHa, Sekretaris LMND Jawa Tengah Muhammad Ridwan menjelaskan bahwa pengiriman surat ini memenuhi permintaan Ketua DPRD Sukoharjo, Nurjayanto yang meminta memperinci tuntutan LMND.

“Surat kami kirimkan rabu pagi kemarin, cuman sayang tidak ketemu dengan Ketua DPRD yang katanya ke Semarang”, ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa isi surat tersebut hampir sama dengan tuntutan aksi senin (19/09/2016) yang lalu. Persoalan pembangunan Pasar Ir. Soekarno yang sejak perencanaan sampai dengan pelaksanaan ditengarai banyak menimbulkan masalah, pembangunan city walk yang terdiri dari 4 paket yang menjadi musabab banjir dan belum terselesaikan sampai sekarang, pembangunan Gedung Pusat Promosi Daerah yang bertujuan menampung pedagang kecil maupun besar yang belum tampak hasilnya, dan bidang olahraga dan seni yang belum tersentuh di Sukoharjo.

“Hanya saja, lebih terperinci dan kami tambahkan mengenai tuntutan pembangunan gedung olahraga dan kesenian yang memang belum ada di Sukoharjo ini”, tandasnya.

Dihubungi terpisah, aktivis LMND lainnya Sumarjono mengatakan bahwa inti dari tuntutan LMND adalah menolak pembangunan gedung baru.

“Termasuk pembangunan gedung DPRD yang rencananya mau dipindah ke Mandan. Pembangunan gedung di Sukoharjo yang terdahulu saja carut-marut”, jelasnya kepada eSKaHa.

Baca: Nurjayanto: Kami Bingung Balas Surat LMND

 

Facebook Comments

Related Posts

Add Comment