Kasus Pemukulan Aktivis Klaten

Reskams: Sigit Dipukul Kapolres Didepan Anaknya

Reskams Bindariim, S.H., selaku kuasa hukum Sigit Pratomo menyesalkan kasus pemukulan terhadap klien-nya terjadi di depan anak korban. Menurut Riskam pada saat kejadian, karena ada ribut-ribut di luar rumah anak dan istri Sigit mengintip dari balik jendela rumah.

Baca:

Kapolres Klaten Diduga Aniaya Aktivis

“Bunda, itu ayah di-apain?” Reskams mengutip pertanyaan anak perempuan Sigit yang berusia sekira 6 tahun.

Pengacara senior Klaten ini mengaku khawatir dengan trauma yang diderita anak kecil yang mengetahui kekerasan terjadi di depan matanya. Trauma jangka panjang yang tentu sangat tidak baik untuk perkembangan si anak.

Handrianto, aktivis FORKAPI mengaku geram dengan kejadian ini. Dihubungi eSKaHa melalui sambungan telepon (06/08/2016), ia mengaku sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa salahsatu aktivis di Klaten ini.

“Ini menjadi contoh buruk ketika oknum polisi apalagi berpangkat perwira yang seharusnya menjadi pelindung dan pengayom masyarakat justru melakukan kekerasan kepada warga, di depan anak kecil lagi”, terang aktivis yang akrab dipanggil Antok ini.

Menurutnya, Polri sedang giat membangun kepercayaan di tengah masyarakat dan kejadian pemukulan ini jelas mencoreng upaya positif perbaikan citra tersebut.

Sebagaimana diberitakan eSKaHa, Sigit Pratomo seorang aktivis Penerapan dan Penegakan Hukum Klaten diduga dipukul oleh Kapolres Klaten AKBP Faisal, S.Ik., M.H. karena Sigit mengupload Mobil Rubicon milik Kapolres ke Grup Whatsapp Aspirasi Warga Klaten.

Baca:

Buntut Kasus Pemukulan, Kapolres Klaten Hanya Dimutasi

Facebook Comments

Related Posts

Add Comment