Kasus Pemukulan Aktivis Klaten

Kapolres Klaten Diduga Aniaya Aktivis

Kapolres Klaten, AKBP Faizal, S.Ik., M.H. diduga melakukan pemukulan terhadap seorang aktivis Penerapan dan Penegakan Hukum Klaten, Sigit Pratomo pada Minggu dini hari (28/08/2016).

Saksi mata, Nur Hali menjelaskan kronologi kejadian pemukulan yang menimpa aktivis lulusan UGM ini. Bahwa Minggu dini hari (28/08/2016) sekira pukul 2, sepulang pergi bersama untuk sebuah acara dalam satu mobil ke rumah Sigit karena sepeda motornya dititipkan di rumah Sigit.

Baca: Sigit Dipukul di Depan Anaknya

“Baru saja mau turun dari mobil, tiba-tiba ada dua mobil dari ujung gang, yang satu mobil kemudian merapat dan dari 5 orang yang ada dalam mobil tersebut salahsatunya adalah Faizal” terang Nur Hali

Masih menurut kesaksian Nur Hali, Faizal kemudian turun dan berteriak menanyakan mana yang namanya Sigit. Sigit turun dari mobil dan terjadi lah kasus pemukulan. Faizal menyoal kenapa Sigit mengupload mobil Rubicon miliknya ke Grup Whatsapp Aspirasi Warga Klaten.

“Mobil Rubicon itu bukan hasil korupsi, istri saya kerja punya hotel dan usaha”, terang Faizal sebagaimana ditirukan oleh Nur Hali.

Meski hanya sekali dipukul ternyata mulut bagian dalam Sigit berdarah.

“Meski hanya sekali, pukulannya keras dan kebetulan korban menggunakan behel”, jelas Jurnalis salahsatu media online Klaten ini.

Reskams Bindarim, kuasa hukum Sigit yang dihubungi eSKaHa melalui sambungan telepon (06/09/2016) membenarkan kronologi yang dibeberkan oleh Nur Hali.

“Kalau sekedar meminta klarifikasi kenapa tidak siang hari, kenapa dua mobil itu nyanggong dari jam 11 sampai jam 2 dini hari, ada apa?” tanya Reskams Bindarim geram.

Riskam kemudian menjelaskan bahwa ketika Sigit mengupload foto Rubicon ke Grup Whatsapp Aspirasi Warga Klaten tidak menyebut itu milik Kapolres.

“Sigit juga tidak mengatakan bahwa itu hasil korupsi”, imbuhnya.

Kapolres Klaten, AKBP Faizal, S.Ik., M.H., yang dihubungi eSKaHa melalui ponselnya (06/09/2016) membantah adanya kasus pemukulan.

“Tidak ada, tidak ada, tidak ada itu (pemukulan, red), hanya klarifikasi (kenapa Sigit upload mobil Rubicon milik Faizal)” terang perwira menengah yang pernah menjadi Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Besar Semarang ini.

 

Facebook Comments

Related Posts

Add Comment