Bank dengan Layanan Terburuk

Fakta! Buruknya Layanan BRI (Bagian 1)

Buruknya Layanan BRI, kenapa? eSKaHa menerima masukan dari beberapa pembaca untuk membahas masalah ini sebagai kontrol sosial terhadap layanan yang diberikan oleh Bank BRI. Pembahasan ini juga berusaha untuk memberikan pendampingan terhadap keluhan-keluhan yang hanya sebatas jadi grundelan yang tidak tersampaikan.

Mari kita mulai!!!

Dengan menggunakan kata kunci “Pelayanan Buruk BRI” ada sekitar 306.000 hasil di Google, jauh di atas hasil pencarian dengan kata kunci “Pelayanan Buruk BNI” dengan 287.000 hasil, atau lebih jauh lagi dibandingkan dengan pencarian dengan kata kunci “Pelayanan Buruk BCA” yang 268.000 hasil. Lihat gambar, skrinsut diambil tanggal 15 April 2016 Pukul 14.04 WIB.

Ika Hardiyan Aksari, mengeluhkan Buruknya Pelayanan BRI Kebonagung, Demak. Icha, demikian sapaan akrabnya, menceritakan bagaimana ketus, songong, dan tidak ramahnya teller bernama Linda ketika Icha hendak melakukan transfer manual uang senilai Rp. 300.000,00 untuk biaya PPL ke rekening Universitas tempat ia kuliah.

Gino, seorang pegawai di Dinas Pendidikan Kabupaten Sukoharjo menangis saat diwawancarai eSKaHa karena Toko Kelontongnya yang bernilai hampir 1 milyar terbakar, saat menuntut Klaim asuransi yang ditunjuk oleh BRI hanya ditawari 7 juta rupiah, itu pun berlarut-larut sampai hampir 2 tahun, menguras tenaga, pikiran, dan biaya.

Ika dan Gino hanya lah percikan dari keseluruhan entitas buruknya layanan BRI. Coba buka laman Google, kemudian ketikkan kata kunci “Buruknya Layanan BRI”, “Kecewa Layanan BRI”, “BRI Mengecewakan”, atau ratusan ribu hasil yang rata-rata adalah kekecewaan publik terhadap layanan Bank BRI.

eSKaHa pernah mewancarai seorang Kepala Sekolah SD yang keberatan disebutkan jati dirinya, bahwa pengurusan dana BOS untuk siswa di sekolahnya saat diurus BRI lebih rumit, bertele-tele, dan kompleks dibandingkan dengan ketika diurus oleh bank lainnya. Bahkan kepala sekolah ini, sangat bersyukur ketika saat ini pengurusan dana BOS tidak lagi dihandle oleh BRI.

Jika Anda, juga merasakan, mengalami, atau melihat sendiri fakta buruknya layanan BRI, silahkan menuliskan di bagian komentar, atau bisa juga mengirimkan surat ke redaksi eskahadotcom@gmail.com.

Tulisan ini akan bersambung, untuk mewadahi keluhan masyarakat yang tidak mendapatkan saluran semestinya terkait dengan buruknya pelayanan Bank BRI.

Facebook Comments

Related Posts

9 Comments

Add Comment