Angka Kejahatan Meningkat

Pencurian di Siang Hari, Maling Bobol Rumah Sumardi

Modus pencurian di siang hari pada rumah yang ditinggalkan penghuninya kembali terjadi di Godog, Polokarto (01/03/2016). Rumah Sumardi (52 tahun) diacak-acak oleh 2 pencuri, 2 buah ponsel merk Samsung dan Smartfren berhasil dibawa lari. Kerugian ditaksir sekitar 1,5 juta rupiah.

Ditemui dirumahnya, Sumardi menceritakan bahwa rumahnya kosong karena ia pergi bekerja sebagai tukang batu di Kayuapak, istrinya Sumarsih (42 tahun) ke pasar berjualan makanan kecil, 1 anaknya bekerja, sedang satu anaknya lagi bersekolah.

“Kejadian sekitar jam 10 menurut saksi mata, saya kerja istri juga kerja, anak-anak yang satu kerja satunya lagi sekolah”, tuturnya seraya menyampaikan bahwa pencuri lewat pintu samping yang memang sangat mudah dibuka.

Istri Sumardi, Sumarsih mengiyakan pernyataan suaminya seraya menambahkan.

“Saya masih jualan di pasar Godog mas, dikasih tau sama anaknya mas Sutar (saksi mata, red). Saya nyampe rumah 2 lemari sudah dalam keadaan terbuka dan pakaian diacak-acak oleh pencuri.” jelasnya sambil menegaskan bahwa uang dan perhiasannya tidak ikut dicuri karena tetangganya memergoki.

Tetangga korban, Sutaryo (47 tahun) sebenarnya sudah curiga dengan gerak-gerik 2 orang tak dikenal yang mengendarai Suzuki Smash berwana biru. Baca Kisah Sutaryo Memergoki Dua Pencuri dan Ini Ciri-Ciri Pencuri di Rumah Sumardi.

Kepala Desa Godog, Heru Wibowo, S.E., tidak bisa dimintai konfirmasi terkait pencurian di siang hari yang terjadi pada warganya, 3 kali panggilan telepon dari eSKaHa hanya tersambung dengan layanan pesan suara.

Kapolsek Polokarto, AKP Banuari, S.H., belum bisa dimintai konfirmasinya atas kejadian ini. Pesan WA eSKaHa belum dijawab sampai berita ini dimuat.

Facebook Comments

Related Posts

Add Comment