Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Polres Sukoharjo Gelar Operasi Rutin Cipta Kondusif

eSKaHa – Sukoharjo |Mentari mulai condong ke barat, waktu menunjukkan pukul 14.30 WIB. Puluhan anggota Satuan Lalu-Lintas Polres Sukoharjo bersiap melakukan giat Operasi Rutin Cipta Kondusif Pemeriksaan Kendaraan Bermotor 2016 di depan Pasar Ir. Soekarno. Beberapa anggota sibuk menempatkan plang operasi, sedang yang lainnya mempersiapkan tempat pemeriksaan di halaman kantor Satlantas Polres Sukoharjo.

Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional (Binops) Satuan Lalu Lintas Polres Sukoharjo Iptu Sunyono, S.H., mewakili Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP. Maryadi, S.H., menyampaikan bahwa operasi rutin cipta kondusif ini diselenggarakan setiap hari di tempat yang berganti-ganti.

“Tujuan utamanya adalah untuk menekan angka kecelakaan lalu-lintas”, ujar perwira kelahiran Ponorogo ini.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa 90% kecelakaan lalu-lintas itu dimulai dengan adanya pelanggaran, 10% sisanya adalah faktor lain, human error atau faktor bencana alam.

“Laka yang disebabkan oleh faktor pelanggaran ini lah yang semaksimal mungkin akan kita tekan dengan giat rutin seperti ini”, tutur bapak 2 orang anak ini.

Giat berlangsung kurang lebih 60 menit dan terjaring 90 pelanggaran dengan rincian barang bukti ditahan STNK= 81, SIM= 4, dan SPM= 5. Rata-rata setiap giat operasi ini terjaring kurang-lebih sekitar 125 pelanggaran.

“Mohon dipahami, sekali lagi kepada masyarakat Sukoharjo, mohon dipahami bahwa operasi rutin cipta kondusif ini adalah bentuk layanan publik yang kami berikan kepada masyarakat terkait dengan Tribrata yaitu pelayanan, perlindungan, dan pengayoman. Jadi, sama sekali bukan untuk mencari-cari kesalahan pengendara,” imbuh perwira yang gemar bermain Bulu Tangkis ini.

“Cara kami melindungi warga dari terjadinya kecelakaan adalah “memaksa” mereka untuk tunduk pada aturan main, dalam hal ini Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan beserta peraturan pelaksananya.

Selanjutnya, dengan tegas ia menandaskan korelasi antara kepatuhan dengan keselamatan pun pula penyimpangan dengan terjadinya kecelakaan.

“Coba camkan kata-kata saya, renungi, pahami, kemudian simpulkan nilai kebenarannya! Kepatuhan terhadap aturan itu dekat dengan keselamatan, sedangkan penyimpangan (deviasi) itu lekat dengan kecelakaan.” pungkas perwira lulusan Capa Polri 2011 ini.

Facebook Comments

Related Posts

Add Comment