Modus Asal Main Sita Ala CS Finance

Niat Bayar Angsuran Motor Malah Dikandangkan

eSKaHa – Sukoharjo | Kolektor CS Finance kembali berulah dan korbannya adalah konsumen yang baru terlambat setoran satu bulan. Modusnya pun sangat tidak manusiawi dan terkesan sewenang-wenang, asal-asalan, dan arogan. Yang jadi korban adalah seorang buruh pabrik yang tentu tidak berdaya melawan kesewenangan lembaga sebesar CS Finance yang notabene merupakan anak perusahan BCA.

Dony Widyantoro (20 tahun) warga Tengklik-Polokarto tertunduk lesu, meratapi Sepeda Motor AD 4179 KO yang disita secara semena-mena oleh CS Finance DR. Rajiman, Serengan, Solo (04/01/2016). Sepeda Motor yang telah diangsur selama 2 tahun dengan uang muka 1,5 juta dan nilai angsuran 600 ribu/bulan itu diminta paksa oleh seorang kolektor yang mengaku bernama Hafid dari CS Finance.

Tragisnya penyitaan itu terjadi di kantor CS FinanceĀ  Jl. DR. Rajiman 216, Kemlayan, Serengan, Solo saat ia hendak membayar angsuran.

“Hafid pura-pura pinjam kunci dan STNK sepeda motor untuk melihat nomer mesin”, demikian Dony membuka percakapan dengan eSKaHa. Bukan melihat nomer mesin tapi selanjutnya Hafid menyodorkan selembar kertas untuk ditandatangani. Kejanggalan mulai dirasakan Dony ketika isi tulisan di kertas tersebut ditutupi Hafid dengan kertas lainnya sehingga yang kelihatan hanya bagian untuk ditandatangani.

“Cepat tandatangani supaya urusan kamu menjadi mudah!”, begitu Dony menirukan ucapan Hafid.

Setelah ditandatangani, kemudian Dony baru mengetahui bahwa kertas tersebut adalah Berita Acara Serah Terima Kendaraan Barang Jaminan.

Dony berusaha melakukan negoisasi dengan Hafid. Hasilnya, motor bisa dikeluarkan asal Dony mau membayar uang sejumlah 750 ribu kepada Hafid.

“Uang segitu lebih baik saya gunakan untuk bayar angsuran daripada saya kasihkan Hafid”, terang Dony. Akhirnya Motor ditahan Hafid di kantor CS Finance dan Hafid memberi ketentuan motor bisa dikeluarkan asal Dony membayar 3 angsuran sekaligus. Dony semakin bingung karena dalam hitungannya ia baru telat 2 angsuran tapi kenapa diminta untuk membayar 3 angsuran sekaligus.

Sampai berita ini dimuat, pihak CS Finance belum bisa dimintai konfirmasi. Hafid tidak mengangkat ponselnya meski dihubungi berkali-kali, demikian juga sms dari eSKaHa tidak ada satu pun yang dijawab olehnya.

Facebook Comments

Related Posts

26 Comments

Add Comment