Kena 4 juta Sabar Batal Didampingi BMBH UNS

eSKaHa – Solo | Bak jatuh tertimpa tangga, usaha Sabar (48 th) untuk mendapatkan kembali sertifikat tanah yang masih ditahan Bank Mega Syariah tidak mulus seperti yang diharapkan. Setelah membayar pengacara 6 juta dan hanya mendapatkan putusan gugatan salah alamat, usahanya untuk mendapatkan bantuan hukum ke BMBH (Badan Mediasi dan Bantuan Hukum) UNS pun akhirnya berakhir tragis. Sabar mengurungkan niatnya untuk didampingi BMBH UNS karena diharuskan membayar 4 juta.

“Perkara bapak sudah kami diskusikan, biayanya 4 juta. Itu pun bapak maju sendiri, kami hanya membuatkan gugatannya”, begitu sms staff magang BMBH UNS bernama Kartika kepada Sabar.

“Saya kira karena namanya Lembaga Bantuan Hukum, saya bisa dapat bantuan gratis atau setidaknya murah untuk ukuran saya. Yang membuat saya sedih, 4 juta itu saya harus maju sendiri lho mas. BMBH hanya membuatkan gugatannya”, keluhnya kepada eSKaHa.

Seorang staff BMBH UNS bernama Rahma yang berhasil ditemui eSKaHa (16/12/2015) menyatakan bahwa memang ada biaya administrasi ketika minta didampingi. Ketika ditanyakan kenapa nominal administrasi sedemikian besarnya Rahma justru balik sinis bertanya, “Belum pernah ke Law Firm ya?” berusaha menegaskan bahwa kalau di Law Firm di luar BMBH biayanya lebih besar.

Lewat sambungan telepon dengan eSKaHa, Riska dari BMBH UNS mengkonfirmasi angka 4 juta ini. “Iya benar, kenapa? BMBH ini tidak mendapatkan dana operasional dari fakultas, pak” lanjutnya. Keterangan¬† ini bertentangan dengan pernyataan Rahma, bahwa BMBH UNS mendapatkan pendanaan dari Fakultas.

Lebih lanjut, Riska mengatakan bahwa pembentukan BMBH UNS ini adalah untuk membantu masyarakat yang tidak mampu. “Uang 4 juta itu untuk mendaftarkan gugatan” tuturnya. Pernyataan yang sangat bertolak belakang dengan angka 4 juta yang diminta untuk sekedar membuatkan surat gugatan.

Sekedar menjadi pembanding, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2008 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya, Biaya Pendaftaran Gugatan/Permohonan pada pengadilan agama adalah 30 ribu rupiah.

Pihak Dekanat Fakultas Hukum UNS belum bisa dimintai konfirmasi sampai berita ini dimuat. Ruang dekan kosong ketika eSKaHa menyambangi Dekan untuk wawancara.

Facebook Comments

Related Posts