Kasus Bank Mega Syariah

Halo Bank Mega Syariah, Pinjaman Lunas Jaminan Masih Ditahan!!!

Sabar (48 th), warga Ngoresan, Jebres, Surakarta tidak lagi bisa menahan kesabarannya. Apa pasal? Sertifikat tanah HM 2575 atas nama Diro Sumarto (ayah Sabar) masih ditahan oleh Bank Mega Syariah Pasar Legi Surakarta meski pinjamannya telah dinyatakan lunas.

Pihak Bank Syariah mengeluarkan tanda lunas melalui surat Nomor 01/ROYA/30100/0312 tertanggal 01 Maret 2012 yang ditandatangai oleh Suwasono Adi selaku Unit Manager Bank Mega Syariah kala itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh eSKaHa, pada tanggal 24 November 2009, Sabar menandatangani akad pembiayaan murabahah senilai Rp. 65.000.000,00 pada Bank Mega Syariah Pasar Legi Surakarta dengan jaminan 2 (dua) buah sertifikat, SHM 9142 dan SHM 2575.

Setelah angsuran yang kedua, usaha jasa fotokopi di belakang UNS Sabar mulai limbung. Dengan itikad baik, Sabar mendatangi Bank Mega Syariah untuk menyelesaikan permasalahan dan didapatkan solusi untuk menjual tanah SHM 9142 yang nilainya lebih dari cukup untuk melunasi hutang.

Diperoleh kesepakatan bahwa baik Sabar maupun Suwasono Adi bisa menjual tanah SHM 9142, tinggal siapa yang lebih dahulu mendapatkan pembeli.

Tanggal 22 September 2010 Sabar diminta menandatangani Surat Kuasa Menjual atas SHM 9142 kepada Suwasono Adi selaku Unit Manager. Surat kuasa menjual tersebut dibuat di hadapan Notaris Muhammad Rivai Siregar.

“Sewaktu tanda tangan surat kuasa menjual, saya sudah bertanya ke notaris bahwa kalau akan dijual tetep konfirmasi ke saya,” Sabar mengawali cerita ditemui eSKaHa di salahsatu kandang miliknya di daerah Polokarto, Sukoharjo. Ternyata, ketika Sabar mendapatkan pembeli yang cocok, tanah tersebut telah dijual oleh Suwasono Adi.

Saat ditanyakan, Suwasono Adi hanya menjawab “sing penting pinjamanmu lunas” (yang penting pinjaman anda lunas, red).

Saat ini, meski sudah mendapatkan Surat Lunas, namun Sabar belum bisa memperoleh kembali sertifikat SHM 2535 karena masih ditahan oleh pihak Bank Mega Syariah.

Sampai berita ini dimuat, pihak Bank Mega Syariah belum bisa dimintai konfirmasi.

Facebook Comments

Related Posts

Add Comment