Kasus Fiducia Pertama di Sragen

Fiducia Makan Korban, Tukino Ditahan

eSKaHa – Sragen | Tukino (42 th), warga Tepisari, Polokarto, Sukoharjo tidak pernah membayangkan jika akhirnya harus meringkuk di tahanan Polsek Kota Sragen. Tukino dilaporkan oleh Arjuna Finance Sragen dengan nomor laporan LP.B/59/XI/2015/JATENG/RES.SRG/SEK.SRG dengan sangkaan penggelapan atau pemberi fiducia yang mengalihkan, menggadaikan, atau menyewakan benda-benda yang menjadi obyek jaminan fiducia.

Tukino ditangkap di rumah makan SFA Sragen pada Hari Kamis 26 November 2015 ketika sedang melakukan pembicaraan dengan Krisyanto (collector Arjuna Finance) untuk mencari titik temu penyelesaian kasus kredit Truk yang diambil Tukino.

Slamet (38 th), adik Tukino mencurigai penangkapan Tukino ada indikasi jebakan. “Tadinya tukang tagih (Krisyanto) menghubungi untuk bertemu di rumah makan SFA Sragen untuk membicarakan penyelesaian masalah kredit, ternyata pihak Arjuna bawa Polisi dan Tukino ditangkap”, jelas Slamet mengawali perbincangan dengan eSKaHa (6/12/2015).

Widi, pimpinan cabang Arjuna Finance Sragen membenarkan ditangkapnya Tukino dihibungi terpisah di kantornya (08/12/2015). Ia membantah penangkapan Tukino sebagai jebakan. Saat ditanya tujuan pertemuan di rumah makan adalah untuk menyelesaikan masalah, Widi membenarkan hal tersebut. “Tapi tidak ada titik temu”, tutur Widi.

Kapolsek Sragen Kota, AKP. Agung Ari Purnowo, S.H., M.H., belum bisa memberikan konfirmasi. Permintaan wawancara eSKaHa dijawab dengan pesan pendek, “Maaf saya di Polres, ada supervisi dengan kompolnas”.

Facebook Comments

Related Posts

Add Comment