Sandungan Petahana

Beredar Bukti Keterlibatan Agus Fatchurrahman dalam Kasus Kasda Jelang Pilkada Sragen

Menjelang pemilihan kepala daerah Sragen, beredar dokumen yang diduga merupakan bukti keterlibatan AF dalam kasus Kasda Sragen. Dokumen yang diperoleh eSKaHa berupa bukti hadir rapat, kas bon, kuitansi penerimaan uang yang beberapa di antaranya ditandatangani oleh Agus Fatchurrahman.

Sekretaris DPD GMPK (Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi) Provinsi Jateng, Ady Sriyono mengatakan bahwa dari semua pihak yang terlibat dalam kasus Kasda, tinggal Agus Fatchurrahman yang belum diperiksa. “Hanya menunggu waktu saja mas, lihat saja pasca pilkada pasti akan kita kejar. GMPK akan terus mengawal kasus Kasda Jilid II ini, mas“, ujarnya mengawali perbincangan dengan eSKaHa.

“Pada kasus Kasda kabupaten Sragen beberapa pelaku sudah dijatuhi hukuman. Di antaranya, Untung Wiyono (mantan Bupati Sragen) dihukum 7 tahun, Koeshardjono (mantan Sekda) dihukum 4,5 tahun, Sri Wahyuni (mantan kepala DPPKAD) dihukum 2 tahun 8 bulan, Widodo (mantan direktur BPR Djoko Tingkir) dihukum 2 tahun dan Adi Dwijantoro (mantan kepala BPKD) dihukum 2 tahun penjara.” terang anak buah Bibit Samad Riyanto di GMPK.

“Lucunya, Agus Fatchurrahman selaku pejabat berwenang yang mencairkan dana kasda tidak ikut disidik oleh Kejati Jateng. Padahal di tahun 2013 dalam ekspos yang digelar Kejagung atas kasus tersebut, memerintahkan Kejati Jateng agar menindaklanjuti keterlibatan Agus Fatchurrahman dengan meningkatkan statusnya menjadi tersangka.” pungkasnya.

Facebook Comments

Related Posts

Add Comment